Hati-hati dengan Petugas Sensus Gadungan

Hati-hati dengan Petugas Sensus Gadungan

- detikNews
Senin, 03 Mei 2010 15:20 WIB
Hati-hati dengan Petugas Sensus Gadungan
Bandung - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung M Koswara mengimbau warga Bandung untuk berhati-hati dengan petugas sensus gadungan. Alih-alih mendata, malah barang berharga bisa lenyap.

"Di daerah Riung Bandung sudah ada kejadian perampokan oleh seseorang yang mengatasnamakan petugas sensus," jelas Koswara saat dihubungi detikbandung, Senin (3/5/2010).

Dalam kejadian tersebut, dijelaskan Koswara, warga kehilangan mobil, laptop, dan televisi. "Kalau mobil sudah ditemukan," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, petugas asli datang secara berkelompok, memiliki tanda pengenal, kartu nama, menggunakan rompi dan badge.

Untuk itu, warga diimbau mengenali tanda petugas sensus. "Biasanya petugas sensus juga tidak satu orang tapi berkelompok," jelasnya.

Dipaparkan Koswara, pencacahan dilakukan selama sebulan mulai 1-31 Mei 2010. Pencacahan dibagi dua tahap, dari tanggal 1-7 Mei yaitu kegiatan listing untuk mengcover nama kepala rumah tangga, anggota keluarga, bangunan dan fisik.

Proses listing masih berlangsung dan petugas dari kelurahan dan kecamatan langsung mengirimkan ke provinsi melalui sistem SMS gate away.

Sedangkan tahap kedua dilakukan dari tanggal 8-31 Mei 2010. Warga akan mengisis kuesioner yang berisi 43 variabel pertanyaan.

Ditambahkan Koswara, jumlah pencacah di Kota Bandung sebanyak 3.861 dan pengawas 1.286 orang.

(ema/ern)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads