Retakan Akibat Getaran Akan Segera Ditambal

Ledakan dan Getaran di Tanjungsari

Retakan Akibat Getaran Akan Segera Ditambal

- detikNews
Senin, 03 Mei 2010 11:23 WIB
Retakan Akibat Getaran Akan Segera Ditambal
Bandung - Getaran sudah tak dirasakan lagi warga Tanjungsari sejak Minggu (2/5/2010). Sesuai rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), retakan akibat getaran tanah akan segera ditambal.

"Kalau getaran sudah tidak lagi ada sejak hari Minggu kemarin. Kalaupun ada, PVMBG sudah menyatakan interval waktunya diatas 40 jam," tutur Camat Tanjungsari Denny Tanrus ketika dihubungi detikbandung melalui telepon, Senin (3/5/2010).

Denny menambahkan, pihaknya akan segera mengumpulkan warga untuk membahas rencana penambalan retakan di bekas saluran air di perumahan Tanjungsari, yang makin membesar setelah adanya getaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di sana kan ada retakan bekas saluran air yang sudah lama tidak dipakai tiba-tiba aktif lagi. Karena dalam, dipakai warga sebagai tempat pembuangan sampah. Makanya kita akan berkoordinasi dengan warga agar menutup saluran air tersebut dengan tanah, dan tidak memfungsikannya lagi," terang Denny.

Menurut Denny, merupakan rekomendasi PVMBG dari hasil pengamatan geo radar yang dipasang di sana. "Dari surat hasil pengamatan geo radar yang kami terima, disebutkan ada instruksi penumpukan tanah di sekitar lokasi retakan di bekas saluran air," tutur Denny.

Getaran dan suara ledakan seperti dinamit pertama kali terdengar di Desa Raharja, Gunung Manis, dan Margajaya Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang, pukul 08.00 WIB, Rabu (28/4/2010).

(dip/ern)


Berita Terkait