Hal itu diungkapkan Kepala Humas PT KA Daop II Bambang S Prayitno saat dihubungi wartawan via telepon genggamnya, Minggu (2/5/2010).
"2 Kereta yang mengangkut bobotoh dilempari oleh warga," terang Bambang.
Dua kereta tersebut yakni KRD dan Malabar dari arah Timur ke Barat. "Kereta KRD dilempari di daerah Purwakarta dan Plered. Kalau yang Malabar dilempari di Cicalengka," tambahnya.
Akibat pelemparan tersebut Bambang mengaku PT KA mengalami kerugian meski belum merinci berapa besar nilai kerugiannya. "Kalau sudah begini, siapa yang mau tanggung jawab," katanya.
Dijelaskan Bambang, dari 8 gerbong KRD yang ditumpangi bobotoh, hanya 200 orang diantaranya saja yang membayar tiket. "Cuma 200 orang dari kapasitas 8 gerbong saja yang membayar tiket," geramnya.
(tya/ern)











































