Kapolwiltabes Kombes Pol Imam Budi Supeno meminta warga Bandung menanggapi buku 'Tsunami Membuktikan Abuya Putra Bani Tamim (Satria Piningit), dengan cara intelek.
Hal itu dinyatakan Kapolwil menanggapi buku pendiri Klub Poligami Global Ikhwan Abuya yang kontroversial.
Bandung, lanjut Imam, dikelilingi orang-orang intelektual dan berpikir dewasa. Bandung adalah kota pendidikan sama dengan Jogya dan Jakarta, Bandung tempat orang ambil study.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya mengenai imbauan ormas Islam untuk mensweeping buku tersebut yang mungkin berujung pada kekisruhan, Kapolwil mengatakan ormas Islam juga bagian dari warga Bandung. "Mereks kan bagian warga Bandung, warga Bandung orang-orang intelek," jelasnya.
Ditambahkan Imam, pihak kepolisian mengembalikan lagi pada masyarakat untuk menilai buku tersebut. Dan sejauh ini, menurut Imam, pihaknya belum menerima laporan terkait buku tersebut.
(ema/ema)










































