"Kalau ada reaksi ormas Islam adalah sesuatu yang wajar sebab pernyataan seperti itu kurang bijak. Jadi kesannya seperti menghindar dari tanggung jawab dan mengumpamakan malaikat. Tidak boleh begitu," tutur Sekretaris MUI Jabar Rafani Achyar saat dihubungi detikbandung, Sabtu (1/5/2010).
Menurut Rafani malaikat dan manusia beda tugasnya. "Tugas manusia sebagai khalifah fil ard yaitu jadi pemimpin, seperti beliau (gubernur-red)," ujar Rafani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rafani pun sepakat dengan sikap gubernur yang kemudian mengaku khilaf dan meminta maaf atas pernyataannya.
Ditambahkan Rafani, kejadian ini harus pelajaran agar hati-hati saat mengeluarkan statement. "Jangan dianggap umat ini tidak memahami namun sudah cerdas. Bahkan antar umat Islam harus saling mengingatkan, begitu juag FPI," jelasnya.
Dalam harian Pikiran Rakyat tanggal 23 April 2010, gubernur menyebutkan, "Sekalipun malaikat yang memimpin Jabar, target-target yang dituangkan pada Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) danย Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) mustahil terealisasi."
Pernyataan itu disampaikan Heryawan saat ditemui wartawan seusai rapat dan memberikan paparan alasan tidak terealisasinya janji-jani yang tertuang dalam RKPD dan RPJMD.
(ema/ema)










































