Pemilik Curiga Ada Keterlibatan Orang Dalam

Game Online Disatroni Perampok Bersenpi

Pemilik Curiga Ada Keterlibatan Orang Dalam

Baban Gandapurnama - detikNews
Jumat, 30 Apr 2010 11:41 WIB
Pemilik Curiga Ada Keterlibatan Orang Dalam
Bandung - Pemilik warung game online 'Global Room' di Jalan Karawitan 27 Bandung Ariya Diva Nusantara (26) mencurigai adanya keterlibatan orang dalam pada kasus perampokan yang terjadi di game online miliknya, Kamis (29/4/2010) malam.

"Saya curiga ada keterilbatan orang dalam," terang Ariya ketika ditemui wartawan di game onlinenya, Jumat (30/4/2010).

Kecurigaan itu muncul karena empat orang pelaku, nampak santai saat mengambil barang-barang. "Mereka beraksi sekitar 10 menit dan nampak santai," ujar Ariya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, warung game online yang buka 24 jam itu mendadak sepi pada saat kejadian. "Biasanya ramai. Kok ini tiba-tiba sepi. Hanya ada 2 orang yang pakai," ceritanya.

Ariya menambahkan, pelaku nampak hafal dengan posisi tempat menyimpan uang. "Pelaku hafal sekali dengan posisi uang disimpan. Bahkan sampai pecahan-pecahannya pun hafal," imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang penjaga Aris (21) menuturkan sekitar pukul 23.00 WIB, 2 orang laki-laki yang mengenakan helm half face masuk dan menanyakan apakah ada yang kosong.Β 

"Dijawab ada," ujar Aris. Tak lama 2 pelaku lainnya datang dan langsung masuk ke ruangan game online. Kedua pelaku itu sempat mencoba meminta rokok pada Aris.

Setelah itu, satu pelaku menodongkan pistol sambil berteriak "Mana handphone mana handphone!," teriaknya menirukan si pelaku.

Di ruangan kasir, Aris bersama 2 penjaga lain Rizky dan Adit mencoba menggumuli pelaku. Sementara sang pemilik Ariya tengah berada di ruang game online dengan 2 user. Mendengar ribut-ribut Aria malah dimoncongin pistol.

"Maneh rek pipiluen? (kamu mau ikut-ikutan-red)," langsung terdengar letusan pistol dari luar dua kali.

Setelah melakukan aksi dan menggasak sejumlah barang berharga, pelaku kabur dan sempat dikejar. Salah satu user wanita langsung menelepon Polres Bandung Tengah dan Polsek Lengkong. "Habis ditelepon langsung datang polisi," tandas Aris.

(dip/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads