Pesta dimulai sekitar pukul 19.30 WIB itu, dipandu oleh 3 MC kondang yakni Aci Padmo, Om Gusman, Asep Teruna. Hampir semua pimpinan Satuan Kerja Perangkat
Daerah (SKPD) Kota Bandung, Pimpinan DPRD Kota Bandung, Anggota DPRD Kota Bandung, tokoh masyarakat, ormas, partai politik, organisasi Islam, Bobotoh
Persib, hingga warga sekitar Pasir Madur, Ciparay, hadir.
Terdapat sebuah panggung kecil di halaman rumah. Tak hanya itu, disediakan lima televisi plasma 51" yang memutar video kilas balik perjalanan karier Dada. Lalu setelah itu, para tamu dipersilahkan menyantap makanan yang disediakan dengan buffet, sambil diiringi live performance dari seniman sunda Doel Soembang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sambil menunggu undangan selesai menyantap makanan, Doel Soembang pun tak henti menyanyikan hits-hits andalanya, seperti Batu Hiu, Pangandaran, Ai, dan Arti
Kehidupan.
Memasuki tengah malam, acara semakin meriah, makanan yang disuguhkan pun semakin beragam, seperti potongan kue bolu, tahu sumedang, dan lontong. Di sela-sela, Dada juga mendapat penghargaan dari Forum Silaturahmi Ormas Islam ( FSOI)Β Award sebagai orang yang dianggap berjasa merukunkan umat beragama.
Pesta ulang tahun ini pun dijadikan ajang peluncuran buku 'Refleksi Lingkungan Hidup Dada Rosada', yang dilakukan sebelum pesta dimulai.
Tepat pukul 00.00 WIB, kue tart berwarna putih, berdiameter satu meter pun disajikan. Lalu terdengar nyanyian selamat ulang tahun dari anak-anaknya dan tamu-tamu pejabat Pemkot Bandung yang hadir dalam acara tersebut.
Usai acara tersebut, MC mempersilakan para tamu untuk menimati santapan penutup yakni durian dan kambing guling. Meski sudah memasuki tengah malam, para tamu tetap bertahan. Sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, pesta pun berakhir.
(avi/ern)











































