"Distribusi belum rata, masih berkumpul di tempat-tempat atau kota besar," tutur Menkes dalam peresmian Pusat Mata Nasional RS Cicendo, Selasa (27/4/2010).
Dipaparkan Menkes, angka kebutaan dan kesakitan mata di Indonesia masih tinggi. Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007, prevalensi nasional kebutaan Indonesia adalah sebesar 0,9 persen dengan penyebab utama katarak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penyebab utama kebutaan lainnya glaukoma dengan prevalensi 0,5 persen, disusul gangguan retraksi serta penyakit mata degeneratif," tambahnya.
untuk itu, imbuh menkes, sebagai RS mata nasional dengan standar yang sangat baik, diharapkan masyarakat mampu bisa datang ek RS Cicendo dan tidak perlu berobat ke luar negeri.
(ema/ern)










































