Dokter Mata Hanya Berkumpul di Kota Besar

Dokter Mata Hanya Berkumpul di Kota Besar

- detikNews
Selasa, 27 Apr 2010 16:19 WIB
Dokter Mata Hanya Berkumpul di Kota Besar
Bandung - Menteri Kesehatan RI Endang Rahayu Sedyoningsih mengakui jumlah dokter mata di Indonesia masih terbatas. Distribusi dokter mata pun masih belum merata dan hanya berkumpul di kota-kota besar.

"Distribusi belum rata, masih berkumpul di tempat-tempat atau kota besar," tutur Menkes dalam peresmian Pusat Mata Nasional RS Cicendo, Selasa (27/4/2010).

Dipaparkan Menkes, angka kebutaan dan kesakitan mata di Indonesia masih tinggi. Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007, prevalensi nasional kebutaan Indonesia adalah sebesar 0,9 persen dengan penyebab utama katarak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan peningkatan prevalensi nasional katarak sebesar 1,8 persen dibandingkan dengan Kajian Persiapan Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2001 yang hanya sebesar 1,2 persen.

"Penyebab utama kebutaan lainnya glaukoma dengan prevalensi 0,5 persen, disusul gangguan retraksi serta penyakit mata degeneratif," tambahnya.

untuk itu, imbuh menkes, sebagai RS mata nasional dengan standar yang sangat baik, diharapkan masyarakat mampu bisa datang ek RS Cicendo dan tidak perlu berobat ke luar negeri.

(ema/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini