"Sementara menurut Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia, sampai tahun 2007, sebenarnya hanya ada 37 RS yang secara resmi memiliki SK Menkes sebagai RS Pendidikan. Padahal, jumlah pendidikan tinggi kedokteran ada 52," ujar Rektor Unpad Ganjar Kurnia saat Peresmian RS Pendidikan Unpad, Jalan Eyckman, Selasa (27/4/2010).
Disebutkan Ganjar, RS yang digunakan sebagai RS Pendidikan, sebagian besar berada di bawah pengelolaan Kementerian Kesehatan, Pemda, TNI, Polri, dan swasta.
"Dengan pendirian RS Pendidikan Unpad ini, kegiatan pelayanan, pendidikan dan penelitian akan terintegrasi. Jadi, kegiatan pelayanannya wilayah RSHS, tapi untuk tingkat lanjutnya seperti penelitian dan pengembangan adalah wilayah Unpad," paparnya.
Dalam pelayanan, RS ini akan diarahkan dan dikembangkan sebagai lanjutan pelayanan dari RSHS, dengan fokus di bidang infeksi dan onkologi. "Penyakit-penyakit infeksi dan onkologi ini akan jadi fokus dalam penelitian. Kami juga menitikberatkan pengembangan bahan alam dan translational research," jelasnya.
Diterangkan Ganjar, pembangunan RS Pendidikan Unpad ini dilakukan secara multiyear sejak tahun 2006 lalu. "Anggaran pendirian RS Unpad ini bersumber dari anggaran Dikti," tutunya.
(tya/dip)











































