Trisilo Harsono dan Cintanya Pada Kereta Api

Trisilo Harsono dan Cintanya Pada Kereta Api

- detikNews
Selasa, 27 Apr 2010 11:37 WIB
Trisilo Harsono dan Cintanya Pada Kereta Api
Bandung - Berasal dari keluarga kereta api, Trisilo Harsono (47), selalu memilih kereta sebagai alat transportasinya. Saking cintanya, Tri mengoleksi segala sesuatu tentang kereta api.

"Sebelum sekolah saya sudah naik kereta, karena orang tua dulu kebetulan bekerja di PT KA. Kemanapun, selama ada jurusan yang saya mau, saya pakai kereta," tutur Tri saat ditemui di Gerbong Bisnis 3 KA Parahyangan menuju Bandung, Senin malam (26/4/2010).

Tri punya banyak koleksi tentang kereta api. Dimulai dari miniatur, hingga tisu kereta api jaman dulu. "Lumayan ada banyak, foto-foto, tisu, karcis, kliping tentang kereta api, mug, pin, dan masih banyak lagi," paparnya. Kecintaan Tri kepada kereta api pun diturunkan kepada anak-anaknya sekarang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk menambah koleksinya Tri juga kerap bertukar foto kereta api dengan temannya yang ada di Belanda. "Ada temen yang tinggal di Belanda, kita suka kirim foto lewat facebook, email," ceritanya.

Selain cinta kepada kereta api, tujuan Tri mengkoleksi all about kereta api adalah sebagai bukti saat ia meceritakan soal sejarah kereta api kepada orang lain.

"Kan lebih enak kalau kita cerita ada fotonya. Sebagai bukti kalau kereta api berjaya," ungkapnya.Saat ditanya mengapa Tri begitu menyukai kereta api, jawabannya hanya satu kata, "unik," singkatnya.

Uniknya kereta api, kata Tri adalah bentuknya. Selain itu, lanjutnya, dengan menaiki kereta api, bisa menghilangkan stres.

"Bisa lihat pemandangan juga, bisa nambah relasi saat ngobrol dengan teman sebangku, juga bisa rileks," tutur pria yang bedomisili di Gegerkalong, Bandung ini.

Kepada detikbandung, dirinya memperlihatkan beberapa koleksi barang yang berhubungan dengan kereta api seperti tisu, dan karcis mulai dari tisu merk KA Parahyangan, Argo Gede dan lain sebagainya.

Tri juga menjadi pusat perhatian dalam farewell Trip KA Parahyangan kemarin, selain sempat membaca puisi tentang KA Parahyangan, Tri juga memakai kalung yang terbuat dari kertas putih A4 yang berisi 2 tiket KA Parahyangan.

(avi/ern)



Berita Terkait