Penurunan bendera dilakukan sekitar pukul 16.30 WIB oleh pramuka Kota Bandung. Satu tiang bendera diturunkan oleh dua angota pramuka. Saat bendera diturunkan diiringi dengan drumband.
Penutupan yang semula direncanakan akan dilakukan oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan. Tidak tampak pula Wakil Gunernur Dede Yusuf. Penutupan diwakilkan kepasa Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bandung Herdiwan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketidakhadiran tersebut, lanjut Herdiwan, jangan dianggap sebagai ketidakpedulain. "Jangan dinilai secara personal, lagipula mereka sudah wakilkan kepada saya namun nanti saya sampaikan jika gubernur dan wakil gubernur dinilai kurang perhatian," ujarnya.
Meskipun begitu, menurut Herdiwan, gubernur telah menitipkan pesan agar penyelenggaraan peringatan KAA tahun depan dapat dilangsungkan lebih meriah.
"Karena menurut cerita beliau dari duta besar Afrika Selatan Peringatan KAA di sana jauh lebih meriah. Sementara di Bandung kan hanya seperti itu saja," jelasnya.
Gubernur berharap, tahun mendatang lebih meriah dan melibatkan peserta dari negara-negara anggota KAA lainnya.
Pantauan detikabndung, saat penurunan berlangsung, tidak menimbulkan kemacetan di ruas Jalan Asia Afrika. Meski banyak warga sekitar yang ikut menyaksikan momen tersebut dan ada yang sengaja menghentikan kendaraannya untuk mengabadikan momen tersebut.
Penurunan juga disaksikan oleh Kepala Museum KAA Isman Pasha, perwakilan dari beberapa negara KAA, dan beberapa pejabat publik lainnya.
(ema/ema)











































