Dituturkan Hatta, salah seorang penumpang yang duduk di kursi deretan depan, pesawat mendarat dengan mulus pukul 14.40 WIB, Jumat (23/4/2010), setelah sempat go round satu kali. Namun awalnya tidak banyak penumpang yang menyadari, sampai ada pengumuman dari pilot melalui pengeras suara.
"Kita tahu saat pilot meminta maaf karena adanya benturannya tadi saat roda pesawat sudah sempat menyentuh landasan. Pilot selanjutnya mengatakan akan landing kembali," ujar Hatta saat dihubungi detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Umum Lion Air Edward Sirait menjelaskan, prosedur yang dilakukan pilot sudah tepat. "Banyak faktor yang menyebabkan pilot memutuskan go round. Misalnya unstabilized karena kecepatan angin yang tiba-tiba berubah atau lainnya. Intinya, kalau pilot tidak yakin 100 persen, dia harus memutuskan untuk go round," jelas Edward melalui ponselnya.
Ditambahkan Edward, jika pilot mengumumkan apa yang baru saja terjadi kepada penumpang, hal itu adalah langkah tepat. "Harus disampaikan apa yang sebenarnya terjadi. Apa yang dilakukan pilot perlu diapresiasi. Pilot juga punya pertimbangan, apa yang harus disampaikan, bagaimana agar penumpang tidak panik," tambah Edward.
Lebih lanjut Edward menjelaskan, pihak bandara pasti mengetahui dan melaporkan jika ada sesuatu yang bersifat insiden. "Tetapi ini bukan sesuatu yang sifatnya kecelakaan, tetapi normal dan sesuai prosedur dilakukan oleh pilot. Kalau ini sifatnya kecelakaan, kita pasti sudah mendapat laporan dari pihak bandara," tuturnya.
Saat dihubungi terpisah, Dirut Operasional Bandara Husein Sastranegara, Sutrisno, pun menjelaskan hal serupa. "Ya, pesawatnya sempat keliling dulu, tetapi itu sudah sesuai dengan prosedur. Pesawatnya sudah mendarat, semua penumpang selamat. Sekarang pesawatnya sudah berangkat lagi ke Yogyakarta," jelasnya. (lom/lom)











































