Senggol Motor Pelaku, Endang Didor!

Polisi Ditembak di Garut

Senggol Motor Pelaku, Endang Didor!

- detikNews
Jumat, 23 Apr 2010 11:30 WIB
Senggol Motor Pelaku, Endang Didor!
Bandung - Briptu Endang Wahyudi harus meregang nyawa hanya lantaran menyenggol motor Rahman alias Robin Winaldo Sragih alias Julianto.

Pada saat melakukan penembakan, Briptu Endang Wahyudi yang merupakan anggota Pengamanan Objek Vital (PAM Obvit) Polwiltabes Bandung tengah memantau lokasi perampokan di sebuah SPBU di Samarang, Garut.

Selain Endang, enam polisi di tempat yang berbeda-beda pun roboh di tangannya. Robin lantas mengambil pistol korbannya dan menggunakannya untuk kejahatan  lainnya: merampok.

"Dia perampok paling sadis," kata Wakil Direktur I Bareskrim Polri Kombes Pol M Iriawan pada detikcom, Jumat (24/4/2010).

Robin merambah dunia hitam sejak 2005. Aksinya bermula di Sumatera Utara, Jambi, Garut, hingga di tempat kelahirannya di Ngawi, Jawa Timur. Dia tak segan menghabisi korbannya. Sedikitnya nyawa 9 orang melayang setelah ditembusnya dengan peluru panas.

"Dia telah menembak 3 orang sipil dan korban 6 polisi dan sudah melakukan perampokan 12 kali," imbuh Iriawan.

Robin diciduk polisi pada Rabu (21/4/2010) dini hari. Dia dicokok saat sedang berada di rumahnya di Ngawi, Jawa Timur.

Anggota Pengamanan Objek Vital (PAM Obvit) Polwiltabes Bandung, Brigadir Satu Endang Wahyu, ditembak ketika hendak pulang ke rumahnya di Kampung Legok, Desa Mekarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (8/2/2010), sekitar pukul 18.00 WIB.

Pasca tertembak, Endang langsung dibawa ke RSHS dan sempat dirawat selama 17 hari  sebelum meninggal dunia pada Kamis (25/2/2010), sekitar pukul 08.30 WIB. Endang dimakamkan di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
(dip/ern)


Berita Terkait