Demikian disampaikan Kepala BBPOM Bandung Wusmin Tambunan. "Umumnya pemalsuan seperti itu bukan berasal dari industri resmi atau biasanya mereka impor dari luar negeri," tutur Wusmin saat ditemui di ruang kerjanya Jalan Pasteur, Rabu (21/4/2010).
Β
Menurut Wusmin pihaknya sudah melakukan sidak secara undercover namun tetap kesulitan. "Kalau mau masuk dalam online kita harus daftar dulu untuk ikut bergabung. Nah, biasanya mereka sudah mengerti jadi tidak sembarangan memberikan informasi. Kita pun kesulitan melakukan sidak atau menginvestigasi penjualan kosmetik online," ujarnya.
Lebih lanjut Wusmin mengatakan untuk kosmetik ilegal tersebut di Jabar belum ditemukan. Namun dirinya yakin industri-industri gelap seperti itu ada di beberapa daerah termasuk di Jabar khususnya Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wusmin mengatakan tidak menutup kemungkinan kosmetik ilegal dijual juga di supermarket- supermarket besar.
Untuk meminimalisir efek dari pembelian kosmetik ilegal secara online, Wusmin meminta masyarakat lebih teliti dalam membeli kosmetik dan tidak terpengaruh oleh harga murah.
"Kalau dilihat secara fisik memang sulit, karena hampir serupa tapi coba lihat labelnya kalau memang ada yang aneh, bisa lihat langsung di website BBPOM, www.pom.go.id," tuturnya.
Di dalam website tersebut BBPOM selalu mengupdate produk-produk kosmetik yang terdaftar.
(ema/ern)











































