"Diharapkan tadi malam jadi puncak hujan meteor Lyrids tahun ini. Hanya saja karena langit mendung tidak bisa terlihat jelas," tutur Kepala Observatorium Bosscha Hakim Luthfi Malasan ketika dihubungi detikbandung melalui telepon Rabu (21/4/2010).
Meski begitu, Observatorium Boscha tetap menyiapkan peralatan yang mumpuni agar bisa merekam fenomena alam ini. "Peralatan yang kami gunakan astronomical video camera dengan wide field lense dan dipasang ke rasi bintang Lyra," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seharusnya kalau langit cerah bisa terlihat puluhan hujan meteor yang jatuh dalam waktu satu jam. Kalau mulai malam ini frekuensinya tidak akan sebanyak kemarin," imbuhnya.
Pengamatan sendiri masih akan dilakukan sampai tanggal 26 April mendatang. "Meskipun puncaknya sudah lewat tapi tetap kita lakukan pengamatan," ujar Hakim. (dip/lom)











































