"Penutupan Jalan Braga masih belum menemukan kesepakatan dengan pemilik gedung," tutur Anton. Namun menurutnya sosialisasi dan simulasi penutupan Jalan Braga sedang dilakukan dan dikaji.
Hal itu terungkap ketika Anton dicecar sejumlah pertanyaan dalam seminar 'Pelestarian Kota Lama Braga' di Gedung Merdeka, Selasa (20/4/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Misalnya saja salah seorang peserta Zaky dari Forum Indonesia Menggugat. Zaky mempertanyakan anggaran yang dikeluarkan Pemkot Bandung untuk mengubah Jalan Braga dengan batu andesit, yang justru menurutnya saat ini kondisinya sering rusak.
"Kalau memang mau batu seperti itu, kendaraan seharusnya tidak boleh lewat," ujar Zaky. "Saya mau tahu berapa sih biaya untuk membuat jalan jadi berirama seperti itu," tambahnya.
Dimas, dari Forum Mahasiswa Arsitektur Kota Bandung juga mempertanyakan komitmen Pemkot untuk merealisasikan kawasan Braga sebagai kawasan pedestrian. "Yang saya tahu, wacana Jalan Braga sebagai pedestrian sudah digembar-gemborkan sejak Oktober 2009 lalu, sampai saat ini belum ada juga realisasinya," ungkapnya
(ema/dip)











































