"Tidak perlu khawatir. Toh hujan meteor yang ini hanya berasal dari ekor debu komet saja," terangย Kepala Observatorium Boscha Hakim Luthfi Malasan ketika dihubungi detikbandung melalui telepon Kamis (15/4/2010).
Ditambahkannya, pecahan bebatuan dari ekor komet tersebut akan langsung terbakar
begitu menyentuh atmosfer bumi.
"Pecahan bebatuannya juga akan langsung terbakar. Jadi tidak akan ada batuan
yang jatuh di permukaan bumi," imbuhnya.
Menurut Hakim, dengan mata telanjang masyarakat akan melihat semacam percikan kembang api. "Ya karena terbakar itu terlihat seperti percikan kembang api yang berkilauan di langit," tandasnya.
(dip/ema)











































