Bandung - Untuk melihat hujan meteor atau bintang jatuh, tidak perlu menggunakan teropong atau alat bantu apapun. Bahkan, masyarakat bisa menyaksikannya dengan mata telanjang dari atap rumah.
"Untuk melihat bintang jatuh ini tidak diperlukan alat atau posisi khusus, dari atap rumah pun bisa. Asalkan langitnya cerah," ujar Kepala Observatorium Boscha Hakim Luthfi Malasan ketika dihubungi detikbandung melalui telepon Kamis (15/4/2010).
Menurut, Hakim, melihatnya cukup dengan mata bugil saja. "Kalau pakai teropong malah sulit," paparnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mulai malam ini tepat pukul 24.00 WIB, Jumat (16/4/2010) sampai sepuluh hari ke depan, Senin (26/4/2010), masyarakat masyarakat dunia bisa melihat keindahan bintang jatuh. Hal ini terjadi karena pergerakan bumi akan melintasi ekor debu tersebut. Bagian yang menghadap ekor debu itu akan terlihat seperti hujan meteor.
(ema/ema)