Hal itu disampaikan pakar Tata Hukum Tata Negara dari Universitas Parahyangan Asep Warlan Yusuf yang terpilih menjadi ketua tim seleksi, saat dihubungi detikbandung, Kamis (15/4/2010).
"Sesuai amanat, bulan Mei 2010 kemarin harusnya sudah terbentuk. Namun karena gubernur ada kesibukan, setidaknya akhir Juli 2010 akan selesai," kata Asep.
Awal Juli, lanjut Asep, pihaknya akan memulai seleksi terhadap calon komisioner. Selanjutnya, tim akan melayangkan rekomendasi ke Gubernur dan DPRD akan
melakukan uji kelayakan (fit and profertest) terhadap nama-nama yang diajukan.
"Akan diupayakan terbuka. Senin pekan depan akan dibahas teknis seleksinya bersama tim dan fasilitator (Disinfokom Jabar)," jelas dosen di Universitas Parahyangan ini.
Selain Asep Warlan Yusuf yang mengetuai tim seleksi, empat orang lainnya ditunjuk gubernur menjadi anggota tim seleksi. Mereka adalah sosiolog asal Universitas Padjadjaran Budi Rajab sebagai wakilnya, serta anggotanya adalah staf ahli gubernur Iwa Karniwa, praktisi hukum Dindin S Maolani, serta perwakilan yang ditunjuk Komisi Informasi Pusat (KIP) M Ridlo Easy.
Asep menambahkan, jika akhir Juli 2010 KID Jabar terbentuk adalah komisi kedua menyusul Jawa Tengah. "Mudah-mudahan bisa diikuti daerah lainnya," harap Asep.
(ahy/dip)











































