"Saya sudah bicara kepada pengembang, kata mereka mau memperbaiki," ujar Aje saat dihubungi detikbandung melalui telepon selular, Senin (12/4/2010).
Namun menurut Aje, pihak kelurahan
sebelumnya tidak mendapat kabar peristiwa ambrolnya kirmir langsung dari pihak pengembang.
"Saya tanya sama pengembang, kenapa pihak kelurahan tidak diberi tahu. Mereka bilang, itu tanggung jawab mereka, dan akan mereka memperbaiki seluruhnya," terangnya.
Kamis lalu, kirmir sepanjang kurang lebih 20 meter di Komplek Girimekar Blok B RT 1/RW 20 Kelurahan Girimekar, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung ambrol. Dua rumah yang tepat berada di pinggir sungai terancam.
Akibat kejadian ini, jalan di tepian sungai selebar 3 meter menyempit menjadi kurang lebih 2 meter saja. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. (/ema)











































