Dari Cedera Hingga Dikuntit Polisi

Enam Karyawan Longmarch ke Jakarta

Dari Cedera Hingga Dikuntit Polisi

- detikNews
Senin, 12 Apr 2010 09:32 WIB
Dari Cedera Hingga Dikuntit Polisi
Bandung - Aksi longmarch dari Bandung menuju Jakarta yang dilakukan 6 karyawan Hotel Grand Aquila Bandung dalam menuntut keadilan patut diacungi jempol. Suka duka di perjalanan mereka lalui, dari cedera kaki sampai  dikuntit aparat kepolisian.

"Ada yang cidera kakinya selama di perjalanan," kata salah seorang peserta aksi Izul, saat dihubungi detikbandung via telepon, Senin (12/4/2010).

Bukan hanya itu, para karyawan yang melakukan aksi tersebut juga diikuti aparat kepolisian di wilayah setempat yang mereka lalui. "Banyak polisi yang memperhatikan apa resmi atau tidak longmarch yang dilakukan," tandas Izul.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keenam orang tersebut tiba di Jakarta Minggu (11/4/2010) kemarin, sekitar pukul 18.00 WIB. Sesampainya di Jakarta, mereka dissambut oleh federasi Serikat Pekerja Mandiri (SPM) regional Jakarta.

Aksi tersebut dilandasi penyelesaian kisruh management hotel dengan karyawan yang tidak kunjung tuntas. Bahkan, karyawan merasa dipingpong oleh pemerintah dalam proses penyelesaian.

"Kami merasa dipingpong, sampai dengan tak selesainya permasalahan ini," kata koordinator aksi Medi Heri, sesaat sebelum aksi berlangsung, pekan lalu.

Kisruh internal hotel sendiri terjadi sejak 14 Oktober 2008 yang dimulai dengan pengusiran paksa terhadap 9 orang pendiri serikat pekerja hotel. Tidak hanya sampai di situ, pengusiran pun berlanjut terhadap 128 anggota SPM pada tanggal 6 Desember 2008.

Hingga saat ini, karyawan yang diusir paksa tersebut tidak mendapatkan gaji dan surat pemecatan dari manajemen hotel.
(ahy/dip)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads