Bandung Sasaran Spesial Audisi Pelawak

Bandung Sasaran Spesial Audisi Pelawak

- detikNews
Rabu, 07 Apr 2010 14:53 WIB
Bandung Sasaran Spesial Audisi Pelawak
Bandung - Sudah bukan rahasia umum jika Bandung memiliki potensi kreatif dalam beragam bidang. Jika selama ini dunia hiburan, khususnya musik, banyak terlahir di Bandung, begitu pula dengan dunia lawak. Bahkan, dalam Audisi Piala Duniatawa, Bandung mendapatkan kehormatan khusus.

"Materi lawak di Bandung sangat berbeda dengan kota lainnya dimana digelar audisi serupa, nilai tradisi tidak pernah lepas," kata Produser Piala Duniatawa Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) Erik Tamalagi, saat jumpa pers di kafe S 28, Jalan Sulanjana, Rabu (7/4/2010).

Ia mencontohkan Sule 'SOS' yang lahir dari Audisi Pelawak Indonesia (API) TPI dan fasih menerangkan pakem-pakem karawitan dalam tayangan lawaknya di salahsatu stasiun televisi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Walaupun sudah menjadi orang besar mereka selalu ingat nilai-nilai tradisional," imbuh Erik.

Contoh lainnya, pemenang audisi kategori musik humor yang dimenangkan oleh grup lawak Markus. Dalam setiap penampilan, kata Erik, kelompok tersebut memasukan unsur tradisional permainan musik humornya.

Saking dinilai spesial, tiga direksi TPI akan hadir dalam audisi yang digelar dua hari 9-10 April 2010, di Puri Cipaganti, Bandung. "Bandung selalu menjadi trendsetter audisi kita," tutur Erik.

Dalam audisi nanti, penyelenggara tidak akan membatasi jumlah peserta yang mendaftar. Dari hasil penyaringan audisi, penyelenggara akan menayangkan secara langsung mulai 25 April 2010 setiap hari Minggu selama dua jam. "Penilaiannya, selain tingginya sms yang masuk juga kualitas humor peserta," ujar Erik.

Kualitas yang dimaksudnya adalah dimana peserta dapat memberikan sajian lucu kepada para penontonnya.

Erik menambahkan, audisi kali ini sedikit berbeda dengan kemasan audisi sebelumnya. Kali ini, penyelenggara mengemas dengan beragam kategori, seperti tarian humor, pantomim humor, dan juga musik humor.


(ahy/dip)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini