Hal ini dituturkan oleh saksi mata Maman (48) ketika ditemui detikbandung di lokasi kejadian. "Saya sebelumnya dengar suara bruk-bruk-bruk. Saya keluar dan melihat ada wanita melambai-lambaikan tangan sambil berteriak minta tolong," paparnya.
Karena panik, Maman memanggil Agus, seorang tukang ojeg agar ikut membantu. "Agus datang, langsung mengangkat Azis dan saya mengangkat Yanti," ujarnya.
Maman menambahkan, keduanya saat itu masih dalam kondisi sadar, namun Azis lebih banyak terluka sementara sang istri hanya kakinya. "Yang laki-laki hanya pakai kaos singlet dan jas hujan plastik. Luka-lukanya jelas kelihatan," imbuhnya.
Sementara itu, Agus yang mengenali Yanti langsung menduga bahwa korban adalah warga Kelurahan Ciwaruga. "Saya sering lihat dia di depan Gang di Ciwaruga," ujarnya.
Kedua korban langsung dibawa ke Klinik Sukasari Jalan Gegerkalong Bandung dengan menggunakan angkot. Aguspun bergegas memeberi tahu keluarga korban.
"Pada saat diberi tahu, keluarga membenarkan bahwa yang tertimbun adalah Azis dan Yanti. Namun mereka belum sempat ke lokasi karena rumah mereka masih tergenang banjir," jelas Agus.
Tebing setinggi 10 meter dengan lebar 10 meter di Jalan Terusan Gegerkalong longsor dan menimpa satu sepeda motor yang ditumpangi suami-istri, Senin (5/4/2010). Lokasi kejadian tersebut tak jauh dari Pos Polisi Ciwaruga, Kelurahan Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.
(dip/bbp)











































