"Lebih baik per siswa, karena kami sebagai tim pemantau masih yakin bila ada siswa yang jujur. Tidak semua tersangkut kecurangan," terang Koordinator TPI Kota Bandung Dadang Iskandar di kampus Unpas, Jalan Tamansari, Rabu (31/3/2010).
Menurut Dadang, pelaksanaan UN ulang per sekolah bisa membuat siswa merasa tidak fair. "Misalnya setengah kelas mengikuti jawaban bocoran dan setengah tidak," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi juga mengecek kesalahan jawaban siswa. Misalnya siswa A salah di nomor 7 dan 8, lalu siswa B salah di nomor yang sama, ini merupakan indikasi adanya kecurangan," terangnya.
(dip/bbp)










































