"Sekarang bawa handphone dilarang. Disalin kertas, kertasnya minta dibuang, tapi ternyata malah ditulis di meja," tutur Dadang saat ditemui di kampus Unpas, Jalan Tamansari, Rabu (31/3/2010).
Menurut Dadang, pihaknya menemukan kasus tersebut di sejumlah sekolah penyelenggara UN di Kota Bandung. "Kami sudah meminta siswa menghapus. Tapi nyatanya tetap ada," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
TPI pun mensinyalir bocoran jawaban tak hanya beredar di Kota Bandung, tetapi hingga ke daerah lain di seluruh Jabar. "Peredaran disinyalir sampai ke seluruh Jabar. Kan soal di Jabar semua sama," papar Dadang.
Pada hari ketiga penyelenggaraan UN SMP di Kota Bandung, TPI menemukan kebocoran kunci jawaban Matematika di SMP 49 Jalan Antapani No 58 Bandung. Setelah diperiksa, dari 40 soal hanya 7 yang salah.
(dip/bbp)











































