Hal tersebut diungkapkan relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kabupaten Bandung, Andri (35), saat berbincang dengan detikbandung via ponsel, Selasa (30/3/2010).
"Sudah dua hari ini, terasa kondisi tanah menjadi horizontal. Ini terlihat dari pohon-pohon besar yang mulai miring," jelas Andri yang juga warga sekitar tempat kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, lanjut Andri, gerakan tanah horizontal tidak menimbulkan bentuk retakan tanah. Sepertinya, jelas dia, gerakan terjadi di bawah permukaan tanah.Β
"Saat retakan membentuk vertikal, kondisi pohon masih tegak," ujar Andri.
Dirinya menambahkan, ada sekitar 20 pohon besar yang saat ini terlihat miring. Pohon itu, antara lain pohon cengkeh dan duku.
"Kemiringan pohon-pohon besar ini sekitar 10 derajat. Sedikit demi sedikit, sejak dua hari lalu, terus mengalami kemiringan," terangnya.
(bbp/lom)











































