Petisi yang beralamat di http://www.petitiononline.com/bandung/petition.html ini dibuat oleh Irman R. Martadiria, Andreas M, dan Anton Sulton.
Berikut adalah isi petisi tersebut :
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bandung, 20 April 2010
Kepada Yth
Bpk. Dada Rosada
Walikota Bandung.
Kami warga kota bandung, pengguna jalan di bandung, pembayar pajak di Bandung, pemegang KTP Bandung merasakan begitu kesalnya melewati jalan-jalan di Bandung akhir-akhir ini. Sebagai akibat Jalan yang berlubang, jalan yang tergenang air, jalan yang rusak dan hal-hal yang ditimbulkan dari persaoalan buruknya jalan-jalan di kota bandung banyak muncul persoalan macet, kecelakaan lalu lintas dll.
Memang Pemerintah Kota Bandung saat ini telah mengeluarkan daftar nama jalan yang akan diperbaiki (https://bandung.detik.com read/2010/03/19/135320/1321198/486/ini-dia-jalan-di-bandung-yang-akan-di-perbaiki). Tapi kecelakaan lalu-lintas khusunya pengguna kendaraan bermotor tetap terus terjadi setiap harinya, kemacetan yang diakibatkan jalan yang berlubang tetap terus terjadi dan banyak persoalan lain yang diakibatkan.
Membayar pajak, retribusi dan kewajiban kami lainnya salah satunya adalah untuk memperbaiki fasilitas umum seperti ini. Adalah satu hal yang lumrah ketika pajak tidak dibayarkan karena fasilitas publik tidak dapat dipergunakan dengan baik malah menjadi faktor penghambat. Oleh Karena itu kami sebagai warga bandung meminta agar Bapak walikota segera merealisasikan untuk memperbaiki jalan-jalan di Bandung agar bisa menghindari hal-hal yang ditimbulkan dari persoalan rusaknya jalan di bandung.
Petisi ini dibuat sebagai kontrol dan protes terhadap pemerintah kota bandung agar segera memperbaiki jalan-jalan yang berlubang dibandung atas dasar pajak, retribusi yang kami bayarkan untuk kemajuan kota bandung.
Demikian petisi ini dibuat untuk Kemajuan kota bandung.
Kepada detikbandung, salah seorang penggagas petisi, Andreas Marbun mengakui adanya kesalahan penulisan tanggal pada petisi ini.
"Sialnya petisi online ini ngga bisa diedit, aplikasi yang ada cuma bisa update tambahan-tambahan kecil yang bersifat teknis doang. Ngga apa-apalah, yang penting orang tahu maksud isi kontennya," katanya.
Saat petisi ini terakhir dikunjungi detikbandung, pukul 15.25 WIB, petisi ini baru berhasil mengumpulkan 332 tanda tangan elektronik.
Sebelumnya, kekesalan warga Bandung atas kondisi jalan yang berlubang ini ramai terdengar di jagat maya. Mulai dari Twitter hingga membuat grup di Facebook pun dilakukan. Akankah desakan warga Bandung di dunia maya ini akan bisa mendesak Pemkot Bandung untuk segera memperbaiki kondisi jalan di Bandung?
(avi/avi)










































