Ndungu-Ndugu Gerbang Awal 7 Summit Expedition

Ndungu-Ndugu Gerbang Awal 7 Summit Expedition

- detikNews
Minggu, 28 Mar 2010 16:04 WIB
Ndungu-Ndugu Gerbang Awal 7 Summit Expedition
Bandung - Petualang mana yang tidak terpikir untuk dapat menjejakan kakinya di puncak gunung es, apalagi mendaki tujuh puncak gunung yang masuk kategori tertinggi di dunia (7 Summit Expedition). Wanadri siapkan ekspedisi bergengsi di tahun 2010-2011 ini. Ndugu-Ndugu bakal menjadi gerbang pembuka ekspedisi ‘Indonesia di Puncak Tujuh Benua’.

Ketua Harian ekspedisi Yoppie Rikson Saragih mengatakan, dipilihnya Ndugu Ndugu, atau dunia internasional menyebutnya dengan nama Chartenz Pyramid, karena puncak gunung tersebut dapat dijadikan sebagai arena latihan tim yang akan melakukan pendakian.

"Ndugu-Ndugu adalah pembuka gerbang untuk melakukan pendakian ke 7 Summit Expediton,” kata Yoppie dalam paparannya di Gedung Indonesia Menggugat (GIM), Jalan perintis Kemerdekaan, Sabtu (27/3/2010) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ndugu-Ndugu merupakan puncak tertinggi di Komplek Gunung Jaya Wijaya, Papua. Gunung. Cartensz Pyramid merupakan salah satu gunung es yang berada di belahan Khatulistiwa selain Kilimanjaro yang ada di Tanzania.

Selain itu, jelas Yoppie, puncak gunugn yang memiliki ketinggian 4.884 meter ini memiliki kekhasan tersendiri. Selain berada di negeri sendiri ternyata perizinan untuk memasuki wilayah tersebut tidaklah mudah. Tim harus mendapatkan izin dari Freeport Inc. yang mewilayahi pegunungan bahkan Panglima TNI.

Kita ingin membawa nama Ndugu-Ndugu lebih dikenal di Internasional, karena nama itu adalah nama yang diberikan warga lokal di sana," katanya.

Sementara itu, enam atlet akan mulai diberangkatkan 6 April 2010 dilepas Menteri Pemuda dan Olahraga. Keenam atlet itu adalah Ardeshir Yaftebbi (Aceh), Iwan Irawan (Bandung), Martin Rimbawan (Bandung), Fajri Al Lutfi (Bandung), Nurhuda (Tanggerang), dan Gina Afriani (Sumedang).

"Sebelum berangkat tim sudah dipersiapan baik itu fisik dan mental," jelas Yoppi.

Setelah mendaki Ndugu-Ndugu sepanjang Maret sampai  April 2010, Juli hingga Agustus 2010 tim akan melanjutkan pendakian ke Kilimanjaro di Afrika yang memiliki ketinggian 5.892 meter. Tim akan melanjutkan pendakian ke Elbrus di Georgia dengan ketinggian 5.642 meter di Agustus-September.

Tim akan melanjutkan perjalanan ke Vinson Massif di Antartika di bulan Desember 2010 sampai Januari 2011 dengan menempuh ketinggian 4.897 meter.

Usai menempuh empat gunung dengan ketinggian di bawah ketinggian 6000 meter, tim selanjutnya akan digembleng untuk mendaki gunung dengan ketinggian di atas enamribu meter. Pada bulan April hingga Mei 2011 tim direncanakan mendaki ke Denali (McKinley) di Amerika Utara yang memiliki ketinggian 6.194 meter.

Dilanjut pendakian ke Aconcagua di Amerika Selatan pada bulan November hingga Desember 2011 yang mana tim harus mendaki 6.962 meter ketinggian gunung.

Ekspedisi yang rencananya diakhiri di bulan April-Mei 2012 akan diakhiri dengan pendakian ke puncak gunung tertinggi di dunia,  Samargatha atau biasa dikenal dengan Everest di Nepal dengan ketinggian mencapai 8.850 meter.

Hadir dalam kesempatan itu, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn.) Endriartono Sutarto yang ditunjuk sebagai ketua Umum dalam ekspedisi bergensi tersebut. "Pendakian tujuh puncak gunung tertinggi bukan pendakian ringan, kita berharap mereka (pendaki) dapat melakukannya serta mampu mensejajarkan Indonesia di mata dunia dalam pendakian 7 Summit Expedition ini," tegas Endriarto dalam sembutannya.

(ahy/avi)


Berita Terkait