Ketimbang Corat-coret, Seragam Sekolah Disumbangkan Saja

UN 2010

Ketimbang Corat-coret, Seragam Sekolah Disumbangkan Saja

Baban Gandapurnama - detikNews
Jumat, 26 Mar 2010 13:54 WIB
Ketimbang Corat-coret, Seragam Sekolah Disumbangkan Saja
Bandung - Selain melarang para siswa yang sudah meyelesaikan UN 2010 melakukan konvoi, Dinas Pendidikan Kota Bandung pun meminta siswa tidak melakukan aksi corat-coret seragam sekolah. Kepala sekolah diminta mengumpulkan seragam dan menyalurkannya kepada warga di lokasi bencana.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Oji Mahroji menilai aksi corat-coret seragam sekolah suatu tindakan yang tidak bermanfaat. Dirinya menyarankan agar seragam masih layak pakai itu disumbangkan kepada warga yang membutuhkannya.Β Β Β 

"Nanti saya akan mengedarkan surat kepada masing-masing sekolah agar seragam siswa dikumpulkan. Setelsh itu, sekolah menyumbangkannya kepada yang berhak," jelas Oji saat berbincang dengan detikbandung melalui ponselnya, Jumat (26/3/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Oji, saat kondisi di sejumlah wilayah di Jawa Barat terkena musibah bencana seperti banjir, sebaiknya para siswa lebih empati melihat kondisi tersebut. Aksi hura-hura serta perayaan berlebihan justru tak memiliki manfaat positif.

"Sekarang warga yang menjadi korban banjir masih banyak yang mengungsi. Tak sedikit dari pengungsi itu mengalami kesulitan ekonomi. Tentu saja, daripada seragam dicorat-coret, lebih baik disumbangkan kepada mereka," saran Oji.

Oji menambahkan, cara pengumpulan seragam layak pakai itu diserahkan kepada pihak sekolah masing-masing. Namun, Oji menyarankan, pihak sekolah pun sekalian menggalang bantuan tambahan berupa makanan atau uang kepada korban bencana di sejumlah wilayah di Jawa Barat. Nantinya, tambah dia, sumbangan dan bantuan itu bisa diserahkan langsung pihak sekolah bersama siswanya ke lokasi bencana.

(bbp/lom)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads