"Warga siap. Terserah pemerintah mau tempatkan dimana asal aman dari kejadian kayak gini," kata salah seorang warga Andri (35), saat ditemui di lokasi bencana, Kamis (25/3/2010).
Dituturkan Andri, mayoritas warga yang menempati kampung tersebut mencari nafkah dengan menjadi buruh bangunan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengaku tidak trauma dengan kejadian yang menimpa kampung tersebut. Meski rumahnya terancam ambles, ia tetap akan mengikuti saran aparat terkait jika disebutkan daerah tersebut sudah tidak layak huni lagi.
Tanah ambles sepanjang 400 meter dengan kedalaman sekitar 1,5 meter terjadi di RT 2 RW 9, Kampung Legok Hayam, Desa Giri Mekar, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Selasa (23/3/2010) sekitar pukul 06.00 WIB.
(ahy/avi)










































