Eko menjelaskan, kejadian amblesnya tanah diperkirakan karena gempa hebat yang sempat melanda Jawa Barat 2009 lalu. Gempa, katanya, menyebabkan retakan dan menampung air hujan cukup besar.
"Pergerakannya merayap atau slow motion. Kalau hujan kemungkinan terjadi pergerakannya," kata Eko.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari pantauan di lapangan, Eko mengatakan pergerakan tanah masih terus terjadi dalam skala kecil. Kedalaman amblesan tanah terjadi 2 hingga 4 meter.
(ahy/bbp)











































