Salah seorang warga Kosasih (48) menuturkan, getaran masih sangat dirasakan pasca amblesnya tanah di wilayah tersebut. Bukan hanya terasa, bukti kasat mata ia lihat dari air yang bergetar di bak penampungan salah satu rumah warga yang masih berdiri utuh.
"Retakan masih terasa, kalau tidak percaya lihat saja kamar mandi. Di sana airnya masih goyang-goyang," kata Kosasih saat ditemui di wartawan, Rabu (24/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Retakan dan amblasnya tanah di Girimekar diketahui warga sejak Minggu (21/3/2010) pagi. Amblasan makin parah terjadi keesokan harinya. Curiga dengan pergerakan tanah, warga berinisiatif mengungsi dan membongkar material rumah yang masih bisa diselamatkan.
(ahy/ahy)











































