"Jam 10 (22.00 WIB) malam kejadian robohnya," kata salah seorang warga Tatang Iskandar (40), saat dihubungi detikbandung, Rabu (24/3/2010).
Kejadian, jelas Tatang, terjadi setelah hujan deras yang mengguyur Bandung malam kemarin. "Sebelum roboh ada suara gemuruh yang diduga suara gerakan tanah," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Warga yang khawatir retakan bertambah parah mengungsi terlebih dulu untuk menghindari amblasnya tanah di daerah tersebut.
"Warga sudah mengungsi semua, tidak ada korban jiwa," kata Tatang.
Retakan dan amblasnya tanah di Girimekar diketahui warga sejak Minggu (21/3/2010) pagi. Amblasan makin parah terjadi keesokan harinya. Curiga dengan pergerakan tanah, warga berinisiatif mengungsi dan membongkar material rumah yang masih bisa diselamatkan. (ahy/ahy)











































