Amblesnya tanah di Kampung Legok Hayam, Desa Giri Mekar, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, membuat akses jalan menuju lokasi kejadian ditutup sementara. Jalan desa dan selokan juga retak.
Untuk mencegah kecelakaan, warga sekitar meminta pengendara motor dan mobil untuk tidak melintasi jalan yang retak. Pantauan detikbandung, warga sudah menutup jalan tiga meter sebelum retakan.
"Takutnya kondisi tanah masih labil dan enggak kuat dilalui motor dan mobil. Jadi sementara jalan ditutup," jelas salah seorang warga sekitar, Tatang Iskandar (40), saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (23/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Tatang, retakan tanah mulai dirasakan warga sejak minggu pagi. "Kira-kira turunya dua sentimeter saat minggu. lalu senin pagi sekitar 10 sentimeter. Dan tadipun retakan sudah bertambah hingga ambles," kata Tatang.
Tanah ambles terjadi di RT 2 RW 9, Kampung Legok Hayam, Desa Giri Mekar, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Selasa (23/3/2010). Panjang retakan saat ini sudah mencapai ratusan meter. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (bbp/lom)











































