"Tidak ada unsur kesengajaan atau permainan yang dilakukan KPU Kota Bandung," tegas Ferry saat dihubungi detikbandung, Selasa (23/3/2010).
Pernyataan tersebut ia dapatkan setelah pihaknya melakukan klarifikasi terhadap beberapa pihak terkait lolosnya calon legislatif Partai Demokrat berusia 20 tahun, Yuni Nabila.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, terdapat tumpang tindih Daerah Pemilihan bagi caleg dari PPP yang mengakibatkan nama calon tersebut ada di dua daerah pemilihan. "Ke depan waktu verifikasi harus lebih panjang dan memungkinkan untuk verifikasi dengan cermat serta tidak terburu-buru," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung Heri Sapari dan Ketua Divisi Teknis KPU Bandung Yusi Hasibuan, dicopot dari jabatannya karena dinilai tidak cermat dalam melakukan verifikasi data.
Hal itu menyebabkan calon legislatif (Caleg) berusia 20 tahun dari Partai Demokrat Yuni Nabila, lolos dalam pemilihan anggota legislatif (Pileg) 2009 lalu.
(ahy/avi)











































