"Tidak akan ada polisi yang berada di lingkungan dalam sekolah selama UN kok, apalagi di dalam ruangan. Tidak perlu," ujar Oji saat ditemui disela-sela distribusi soal, di SMAN 8 Bandung, Jalan Solontongan, Minggu (22/3/2010).
Disebutkan Oji, polisi hanya mengawal soal hingga tingkat Subrayon saja yang tingkat kerawanan lebih besar. "Kemungkinan kerampokan lebih besar di subrayon tempat soal disimpan. kalau di sekolah tidak perlu ada penjagaan polisi," paparnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Anggota DPRD Kota Bandung Teddy Rusmawan meminta Dinas Pendidikan untuk tidak menempatkan polisi berseragam di sekolah saat penyelenggaraan UN. karena menurutnya hal itu akan mempengaruhi psikologis siswa.
"Ikut mengawasi atau memantau boleh, tapi jangan pakai seragam. Kesannya kurang baik, psikologis siswa juga akan terpengaruh," ujar Teddy kepada wartawan saat ditemui di sela-sela aksi solidaritas PKS untuk Palestina, di Jalan Merdeka, Minggu (21/3/2010).
Dikatakan Teddy, jika polisi akan ikut memantau, sebaiknya menggunakan pakaian biasa saja, jangan menggunakan seragam polisi. "Dengan tidak pakai seragam kan justru lebih leluasa memantaunya," tambahnya.
(tya/ema)










































