Pantauan detikbandung, terlihat 7 karangan bunga berjejer di rumah duka, Jalan Mangga, Kota Bandung. Beberapa karangan bunga tersebut di antaranya adalah kiriman dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf, Band Teamlo, dan Alumni SMP 89 Jakarta. Juga ada satu karangan bunga dari mantan Gubernur Bank Indonesia, Nurhanudin Abdullah.
Saat ini di rumah duka masih mengalir kerabat almarhum dan keluarga untuk melihat jenazah Ebet untuk yang terakhir kalinya. Sebagian dari mereka menempati kursi yang telah di sediakan, dan ada juga yang membaca ayat suci al qur'an serta salat jenazah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ebet menghembuskan nafas terakhirnya di ruang rawat HCU 5 RS Hasan Sadikin Bandung Sabtu (20/3/2010) sekitar pukul 05.47 WIB.
Sebelumnya, pria kelahiran Jakarta, 7 Juli 1936 tersebut terkena serangan stroke usai makan malam di rumahnya, Jalan Mangga, Selasa (16/3/2010) kemarin. Stroke kali ini merupakan yang ketigakali dialami artis yang juga seniman Sunda itu. Ebet pertama kali terserang stroke tahun 2002 dan sempat dirawat di RS Pertamina Jakarta. Serangan stroke kedua dialami Ebet pada tahun 2008 dan hanya dirawat dirumahnya saja.
(avi/avi)











































