Menurut paman korban, Maulana (28), sekitar pukul 15.00 WIB, Rian bersama tiga teman seusianya berenang di kolam renang tersebut. Entah bagaimana para bocah itu bisa masuk ke kolam renang yang sebenarnya dikhususkan untuk warga Perumahan Tulip.
"Kolam renang itu khusus untuk warga perumahan. Lokasinya memang tak jauh dari rumah Rian. Saya heran kenapa mereka bisa masuk. Sepertinya mereka menerobos masuk dan lolos dari amatan satpam setempat," ujar Maulana yang ditemui di rumah orangtua Rian di Gang Kawasaki, RT 9 RW 6, Kelurahan Kacapiring, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang bawa Rian ke RS Santo Yusup dari pihak perumahan. Katanya Rian tenggelam dan saat perjalan ke rumah sakit detak jantungya masih ada. Tak berapa lama sampai dan mendapat pertolongan, Rian meninggal. Tidak ditemukan bekas lebam di tubuhnya," ujarnya.
Rian merupakan anak pertama dari pasangan Heri Warman (37) dan Nurhaini (27). Pihak RS Santo Yusup sempat menawarkan kepada keluarga untuk diautosi, namun ditolak. "Kami menganggap kejadian ini musibah. Kalau pihak Perumahan Tulip bersedia menanggung biaya rumah sakit dan pemakaman nanti," ujarnya.
Saat ini jenazah Rian berada di rumah duka. Rencananya pada Sabtu (20/3/2010) pagi, jenazah Rian dimakamkan di Pemakaman Maleer, Kota Bandung.
(bbp/lom)











































