"Dugaan ini kami dapatkan dari pengalaman pelaksanaan UN kebelakang yang banyak terjadi kasus pembocoran jawaban di WC dan UKS," tutur Ketua Tim Investigasi KIPUN 2010 Dan Satriana, dalam Konferensi Pers Pencanangan Posko Aduan UN di Sekretariat Federasi Guru Independen Indonesia (FGII) Bandung Jalan Matraman 17, Jumat (16/3/2010).
Modus dari sistem ini, menurut Dan, biasanya pengawas sudah menyimpan kunci jawaban dalam gulungan kertas di toilet. "Pengalaman sudah ada kertas di wc digulung-gulung dan ditulis di dinding toilet atau UKS. Siswa tinggal bergantian saja izin ke toilet," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau di peraturan hanya memeriksa ruang ujian kami harap titik-titik lain yang berpotensi juga diperiksa," tandas Dan.
(dip/avi)










































