Panjang kirmir yang ambrol di Kali Citepus mencapai 60 meter. Melihat kondisi tersebut, delapan bangunan yang terdiri dari beberapa rumah petak di sekitar lokasi terancam roboh.
Hal ini diungkapkan Camat Astanaanyar Asep Saeful Gufron saat dihubungi detikbandung melalui telepon, Jumat (19/3/2010).
"Kirmir yang ambrol itu panjangnya 60 meter dengan tinggi empat meter. Untuk antisipasi hal yang tak diinginkan, 28 warga yang menghuni di pinggir kali terpaksa diungsikan ke rumah warga sekitar," ujar Asep.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisi bangunan retak-retak. Bila tak segera dibenahi, bangunan itu terancam roboh. Makanya, kami perintahkan untuk tidak menempatinya sementara," jelas Asep.
Kirmir yang berada di Kali Citepus ambrol pada Jumat (19/3/2010), sekitar pukul 10.30 WIB. Lokasi tepatnya berada di kawasan Inhoftank, RW 6 RT 5, Kelurahan Nyengseret, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung. Delapan bangunan retak-retak dan satu kamar mandi roboh. (bbp/lom)











































