"Kalau memang ada yang berkata seperti itu, ya saya terima. Tapi kami selama ini tidak diam. Masalah tersebut sedang kami garap," ujar Iming saat ditemui usai acara penanaman pohon Green Belt, di Jalan Batu Rengat, Kelurahan Cigondewah Kaler, Kecamatan Bandung Kulon, Kamis (18/3/2010).
Iming mengatakan, selama ini pihaknya telah melakukan penambalan, namun jika terus dilakukan selama musim hujan, jalan tersebut akan kembali rusak karena tergerus air.
"Selama ini kamu sudah lakukan penambalan, tapi kalau dilakukan di musim hujan, tambalan akan tergerus air akibat banjir cileuncang," ujarnya.
Sebelumnya, kesal dengan banyaknya lubang di jalanan kota Bandung, warga melakukan aksi di jagad maya. Facebooker dan Taruwit -- sebutan untuk pengguna Twitter di Bandung -- tak hanya meneriakkan kekesalannya, mereka juga berencana untuk menggelar acara yang bertujuan untuk menyindir Pemkot Bandung.
(tya/avi)











































