Anggaran sebesar Rp 2,3 miliar siapkan untuk pembuatan jalur khusus sepeda ini. Dituturkan Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung Iming Ahmad, dana tersebut diperoleh setelah digabungkan dengan perbaikan trotoar dan saluran air.
"Nantinya pembuatan jalur sepeda ini akan dilakukan dalam 2 bentuk. Pertama adalah memakai jalan yang sudah ada (existing) dan yang kedua menggunakan trotoar," ujarnya saat ditemui sebelum acara penanaman pohon Green Belt, di Jalan Batu Rengat, Kelurahan Cigondewah Kaler, Kecamatan Bandung Kulon, Kamis (18/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agar lebih leluasa dalam pemanfaatan trotoar, beberapa ruas jalan yang saluran air di sisi jalan masih terbuka, akan ditutup lebih dahulu.
"Saluran airnya ditutup sehingga bisa dilalui sepeda. Apabila jalur tersebut berada di jalan, akan diberikan marka jalan dalam bentuk cat garis putus-putus dan warna tertentu," papar Iming.
Dilanjutkannya, proyek ini disatukan dengan perbaikan trotoar karena banyak yang saat ini kondisinya sudah rusak. "Selain itu, harus ada beberapa perbaikan seperti menutup saluran air," jelasnya. Pemanfaatan trotoar ini ditekankan Iming tidak akan mengganggu jalur hijau atau pepohonan yang sudah ada.
(lom/lom)










































