Teriakan dari para Paser (sebutan untuk fans club PAS Band) dalam Kampug GaSS, Rabu 10 Maret 2010, menandakan kerinduan mereka pada band yang pernah menggebrak Bandung dengan semangat indienya. Tapi sayang, mungkin mereka harus menyimpan lama kerinduan karena para personel PAS Band sudah anteng dengan kesibukan masing-masing.
Seperti dinyatakan Yukie, sang vokalis, tahun ini adalah tahun terberat bagi PAS Band karena para personelnya sudah kembali sebagai pribadi. Misalnya Bengbeng yang sibuk sebagai produser, atau Sandy yang sibuk nge-MC dan penyiar. Yukie sendiri mengaku sedang fokus pada sebuah proyek yang disebutnya proyek mimpi.
Terdorong dari semangatnya sebagai musisi untuk memberikan sesuatu bagi musik Indonesia. Mimpi itu akan diwujudkan dalam sebuah album yang bertajuk dr Slam. Sebuah album yang enggan disebutkan Yukie sebagai album solo karena dikerjakan secara keroyokan oleh 22 orang seniman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Album ini, lanjut Yukie sudah dikerjakan sejak tahun lalu. Banyak yang terlibat dalam penggarapannya, bukan cuma musisi tapi juga pelukis, sastrawan, sineas, juga animator. Dan mereka bekerja dengan sukarela untuk penggarapan album ini.
Beda dengan album pada umumnya, dr Slam seperti sebuah rangkaian cerita 14 babak atau 14 lagu yang mengisahkan perjalanan manusia dari lahir sampai 35 tahun. Tokoh utama cerita ini lelaki dari kampung bernama Slamet.
"Makanya album ini dinamakan dr Slam karena dia juga nanti jadi dokter," terang Yukie.
Bulan April, dr Slam baru akan diluncurkan. Untuk bulan ini baru akan mengelurkan ring back tone (RBT) single berjudul 'Anak Kampung', yaitu dari babak ke-5 atau sekuel ke-5 dari 14 babaknya dr Slam.
(ema/bbp)











































