Tidak Ada Korban Tambahan, Polisi Batal Turunkan K9

Tembok Roboh Timpa Pekerja

Tidak Ada Korban Tambahan, Polisi Batal Turunkan K9

Andri Haryanto - detikNews
Kamis, 11 Mar 2010 20:04 WIB
Tidak Ada Korban Tambahan, Polisi Batal Turunkan K9
Bandung - Polisi memastikan jumlah korban tewas akibat robohnya tembok gereja tidak bertambah. Rencana menurunkan unit anjing pelacak (K9) pun dibatalkan. Sementara backhoe digunakan untuk merapikan reruntuhan tembok.

Dari data polisi, hanya sembilan pekerja bangunan mengalami luka-luka. "Yang luka-luka ada sembilan orang. Terdiri dari empat orang luka berat yang dirawat di RS Rajawali. Dua orang luka berat lainnya dirawat di RSHS. Sementara tiga lainnya tidak dirawat karena mengalami luka ringan," jelas Kasatreskrim Polres Bandung Barat AKP Philemon Ginting di Mapolres Bandung Barat, Kamis (11/3/2010).

Philemon menambahkan, pihaknya tidak jadi mengerahkan anjing pelacak ke lokasi kejadian. Sebab, kata dia, sudah dipastikan tidak ada korban di TKP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara kendaraan alat berat, lanjut Philemon,Β  diperbantukan ke lokasi untuk merapikan tumpukan tembok runtuh. "Tadi diturunkan hanya untuk merapikan saja," terang Philemon.

Sebuah tembok gereja di Jalan Aruna, Kota Bandung, tiba-tiba ambruk, Kamis (11/3/2010) sekitar pukul 10.30 WIB. Sejumlah pekerja yang berada di lokasi tersebut tertimpa tembok. Peristiwa itu merenggut nyawa Jajang (45).

(bbp/lom)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads