Untuk memastikan apakah ada atau tidak kekerasan seksual yang dialami Mawar (16), bukan nama sebenarnya, siswi SMP di Bandung, yang diduga menjadi korban trafficking, polisi berencana melakukan visum.
Hal tersebut diungkapkan Kasatreskrim Polres Bandung Barat AKP Philemon Ginting. "Akan kita rencanakan (visum-red) untuk mengetahui ada atau tidaknya kekerasan seksual terhadap dia," jelas Philemon kepada wartawan di Mapolresta Bandung Barat, Jalan Sukajadi, Kamis (11/3/2010).
Sementara itu, hingga pukul 19.15 WIB, ia masih dimintai keterangan di ruang di ruang Subunit IV Ops Polres Bandung Barat. Turut hadir dalam pemeriksaan tersebut kedua orangtua Mawar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, seorang remaja bernama Heri (19), turut hadir di kantor polisi. Heri yang merupakan warga Bangka Belitung ini mengaku sebagai orang yang menolong Mawar.
"Saya menolong dia karena kasihan. Dia tertutup, dan hanya pernah curhat kalau ingin pulang ke Bandung," jelasnya singkat.
Setelah 2 minggu lebih tidak pulang, Mawar akhirnya berhasil ditemukan polisi di kawasan Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung. (bbp/lom)










































