"Kita pakai yang kelas A, dan tidak ada yang menggunakan bahan imitasi," tutur Store Manager Ricky Budiono (27). Selain itu tidak hanya bagian luar sepatu yang pakai kulit tapi juga bagian dalam sehingga nyaman untuk kaki pemakai.
Menurut Ricky dipatoknya harga tinggi juga untuk menunjukan kalau produk lokal juga tidak kalah dengan produk luar. Meskipun awalnya bisa dibilang gambling namun ternyata respon pasar cukup positif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahan baku yang digunakan kebanyakan masih dari lokal. Tapi untuk beberapa bahan seperti sol ada yang impor seperti dari Cina. "Di sini solnya terbatas jadi kita ngambil dari luar," ujarnya.
Tentu saja dengan menggunakan bahan baku impor mempengaruhi harga jual. Dalam satu hari rata-rata bisa terjual 10 pasang sepatu di luar penjualan secara online. Namun Ricky enggan menyebutkan berapa tepatnya omset yang didapatkan.
Tapi jika dikalkulasikan dari penjualan per hari, omset yang didapatkan setiap bulannya kemungkinan bisa mencapai lebih dari seratus juta.
(ema/avi)










































