Tak ada yang menyangka bila Sudarmadi (36) harus menyusul satu orang adiknya, dan dua rekannya yang meninggal terlebih dahulu. Padahal, dirinya sempat ikut mengantar dan melihat jenazah salah seorang korban tewas, Anas (40).
"Kemarin Anas meninggal jam 6 pagi di rumahnya. Kemudian dimakamkan jam 9 pagi. Bahkan, Sudarmadi ikut mengantar ke pemakaman," jelas tokoh masyarakat Jalan Babakan Sari III, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Untung (48), saat ditemui di rumah duka Sudarmadi, Senin (8/3/2010).
Untung dan sejumlah tetangga lainnya mengaku terkejut setelah mendengar Sudarmadi akhirnya meninggal di RS Pindad pada pukul 17.00 WIB, Minggu (7/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untung menuturkan, usai mengantar jenazah Anas, sekitar pukul 13.00 WIB kemarin, Sudarmadi diboyong ke RS Pindad karena mengeluh pusing.
"Sebelum dibawa ke RS Pindad, adiknya Sudarmadi yaitu Bagio (34) meninggal di rumah sakit. Bagio juga yang ikut pesta miras," terang Untung.
Diberitakan sebelumnya, pesta miras merenggut nyawa empat warga Jalan Babakan Sari III, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Minggu (7/3/2010). Mereka tewas setelah menenggak puluhan botol miras yakni vodka dan PSOP yang dioplos dengan minuman berenergi selama tiga hari berturut-turut.
Korban tewas yang telah dimakamkan sebelumnya adalah Iwan (35), Anas (40), dan Bagio alias Ayo (34). Tiga jenazah sudah dimakamkan Minggu (7/3/2010) siang, di TPU Cibangkong. (bbp/avi)











































