Gubernur BI Harus Independen dan Kuat

Gubernur BI Harus Independen dan Kuat

- detikNews
Sabtu, 06 Mar 2010 19:25 WIB
Gubernur BI Harus Independen dan Kuat
Bandung - Tiga mantan Gubernur Bank Indonesia, Syahril Sabirin, Boediono, dan Burhanuddin Abdullah, sempat tersandung masalah dalam masa jabatannya sebagai Gubernur.

Burhanuddin punya saran untuk pejabat tetap jika nanti menjabat sebagai orang nomor satu bank sentral di negeri ini. Apa saja?

"Seorang Gubernur Bank Indonesia haruslah orang yang memahami persoalan-persoalan ekonomi di Indonesia. Harus orang yang independent, orang yang kuat," tutur Burhanuddin yang baru menghirup udara bebas selepas dibui di Lapas Sukamiskin, saat ditemui di kediamannya, Jalan Sirnarasa No. 175, Kota Cimahi, Sabtu (6/3/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu, lanjutnya, karena arah dari perjalanan ekonomi di Indonesia banyak dipengaruhi oleh pikiran, langkahm dan kebijakan seorang gubernur bank sentral.

Sementara itu, maksud dari independen adalah seorang gubernur dapat bekerja secara profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai Gubernur Bank Indonesia.
"Pertimbangan profesional harus dikedepankan daripada pertimbangan lainnya," kata mantan aktivis PMII ini.

Disinggung apakah dirinya memiliki nasihat untuk pejabat sementara Gubernur BI Darmin Nasution agar tidak tersandung masalah seperti tiga gubernur sebelumnya, Burhanuddin enggan berkomentar. "Tidak ada porsi saya untuk memberikan nasihat," ujarnya seraya tertawa.

(ahy/ahy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads