"Teman-teman yang dulu ketika saya berdinas suka ada yang datang, sebagian nggak pernah datang, sebagian jarang datang karena alasan tidak mau ganggu saya," kata alumni PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Jabar, saat keluar penjara, Sabtu (6/3/2010).
Namun, lanjutnya, ketika ia berada 'pesantren' dirinya mengaku banyak dikunjungi kolega kerjanya. "Setelah saya ikut pesantren di sini (Lapas Sukamiskin) mereka semua datang kepada saya, seolah-olah ingin menyatakan bahwa saya tidak pernah melakukan aib," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bersyukur banyak teman selama di dalam," imbuhnya.
(dip/dip)











































