Rawan Tumbang, Distam Tak Lagi Tanam Angsana

Rawan Tumbang, Distam Tak Lagi Tanam Angsana

- detikNews
Jumat, 05 Mar 2010 10:27 WIB
Rawan Tumbang, Distam Tak Lagi Tanam Angsana
Bandung - Dari sekitar 700.000 pohon yang ada di Kota Bandung, 30 persen di antaranya terdiri dari pohon jenis angsana dan flamboyan. Namun karena pohon angsana yang ditanam tersebut berasal dari setek, kondisi pohon-pohon tersebut dinilai tidak kuat dan rawan tumbang.

Hal itu dikatakan Sekretaris Dinas Pertamanan (Distam) Kota Bandung Arif Prasetya saat dihubungi detikbandung, Jumat (5/3/2010). Dituturkan Arif, berdasarkan catatan yang dimiliki Distam, kebanyakan pohon yang tumbang berjenis angsana atau flamboyan.

Untuk itu, demi keamanan, Distam secara bertahap akan mengganti pohon angsana yang ada dengan jenis pohon lain yang lebih kuat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada waktu itu mungkin program penghijauannya menggunakan angsana dengan cara setek sehingga lifetimenya terbatas. Pengalaman di lapangan, baru 15 tahun sudah kena penyakit seperti rontok," ujar Arif.

Selain lebih mudah terserang penyakit, akar juga cenderung tidak terlalu kuat. Untuk itu Distam pun tak akan lagi menggunakan pohon angsana, flamboyan, dan pohon lainnya yang mudah patah dahan.

"Kita tidak lagi menggunakan angsana atau flamboyan, terutama di pinggir jalan karena berbahaya. Kalau pohon angsana dari biji sih bagus," terangnya.

Pohon yang ditanam Distam untuk mengganti jenis tersebut antara lain pohon mahoni, filicium, dan trembesi. Serta beberapa tanaman estetika, seperti bintaro dan tabebuya.

Penggantian pohon tersebut dituturkan arif masuk dalam anggaran program penghijauan yang besarnya sekitar Rp 2 miliar pada tahun ini.

(tya/avi)


Berita Terkait